Selasa, 21 Mei 2013

Doa untuk Widji Tukul

Telah berbilang tahun kau tiada
Tak ada kisah atau sekedar berita
Tentangmu pun yang ada hanya cerita
Tersisa cerita  yang penuh derita

Tertinggal darimu hanya puisi-puisi
Ataupun sajak yang penuh ironi
Tak ada nisan yang dijadikan prasasti
Hanya namamu yang sekarang terpateri
Terpahat indah pada hati anak negeri
Tertulis rapi didekapan pertiwi

Kumengenalmu lewat pesan sang ibu
Kala kau ingin jadi peluru
Kala kau membuatkanku teka teki yang ganjil
Kala seorang buruh masuk toko
Kala puisi untuk Suti kau kepal
Kala kau terbaring di kuburan Purwoloyo

Puisimu bukan gentong kosong
Bukan kata baru yang kau saji
Yang mereka ingat sekedar sajak bagong
Perlu kau tahu dari lirik-lirik pagi
Puisimu kini seperti gumam sehari-hari

Puisi-puisimu telah tersaji
Telah jadi menu setiap hari
Tiada apa-apa yang bisa kuberi
Selain do’a-do’a mengiringi pagi
Damailah disana beserta puji-puji
Dari anak negeri yang masih mengagumi
Jasa dan puisimu yang tak pernah mati
*****
Nb: kata-kata yang ditebalkan adalah judul puisi-puisi Widji Tukul

Tidak ada komentar:

Posting Komentar