Aku tahu
Aku hanya serupa sembilu
Mengiris cerita megahmu
Dan berarti
Sejarah begitu kelam bagiku
Bukan karena aku yang mewarnainya
Tapi kalianlah yang melukis di kanvas sejarah itu
Sejarah membunuhku
Aku pahami
Aku hanya duri di negeri ini
Kemarin saja aku hanya bisa berlari
Dari kejaranmu yang penuh emosi
Tangan kananmu berayun senjata api
Tangan kirimu membawa pisau belati
Aku sadari
Aku hanya dipenuhi ingatan sunyi
Tak mungkin kukabarkan pada khlayak bahwa kamu yang memburuku
Tak mungkin karena persembunyianku akan kamu ketahui
Sekejap saja senjatamu mengeluarkan peluru
Seketika belatimu akan tertanam dijantungku
Dan aku akan terbujur kaku
Sekarang itu tidak akan terjadi
Entah nanti
Cukup hanya sekali
Karena aku akan kembali
Kepadamu menagih janji
Biarkan saja kali ini
Ingatan sunyi akan kubagi
Kalau aku mati
Masih ada yang siap mengganti
***
Terinspirasi dari film “Ingatan Sunyi” yang dibuat oleh Sineas Muda Makassar (Rusmin Nuryadin), film yang mengisahkan penderitaan wanita-wanita eks GERWANI dan pemuda eks PKI, penderitaan, penyiksaan, dan fitnah yang kejam oleh yang mereka disebut penguasa negeri.
Aku hanya serupa sembilu
Mengiris cerita megahmu
Dan berarti
Sejarah begitu kelam bagiku
Bukan karena aku yang mewarnainya
Tapi kalianlah yang melukis di kanvas sejarah itu
Sejarah membunuhku
Aku pahami
Aku hanya duri di negeri ini
Kemarin saja aku hanya bisa berlari
Dari kejaranmu yang penuh emosi
Tangan kananmu berayun senjata api
Tangan kirimu membawa pisau belati
Aku sadari
Aku hanya dipenuhi ingatan sunyi
Tak mungkin kukabarkan pada khlayak bahwa kamu yang memburuku
Tak mungkin karena persembunyianku akan kamu ketahui
Sekejap saja senjatamu mengeluarkan peluru
Seketika belatimu akan tertanam dijantungku
Dan aku akan terbujur kaku
Sekarang itu tidak akan terjadi
Entah nanti
Cukup hanya sekali
Karena aku akan kembali
Kepadamu menagih janji
Biarkan saja kali ini
Ingatan sunyi akan kubagi
Kalau aku mati
Masih ada yang siap mengganti
***
Terinspirasi dari film “Ingatan Sunyi” yang dibuat oleh Sineas Muda Makassar (Rusmin Nuryadin), film yang mengisahkan penderitaan wanita-wanita eks GERWANI dan pemuda eks PKI, penderitaan, penyiksaan, dan fitnah yang kejam oleh yang mereka disebut penguasa negeri.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar