Memandangmu aku mulai jengah
Rupamu semakin penuh angkara
Selaras hatimu yang kian penuh amarah
Mendengarmu aku mulai letih
Suaramu semakin tak berirama
Serupa bibirmu yang selalu mengeluarkan kata perih
Aku ingin membunuhmu
Karena kau telah perkosa hak-hakku
Pandanganmu terhadapku hanya seperti tuan kepada babu
Pendengaranmu bagiku hanya seperti kata yang tak punya makna
Lebih baik sekarang kau membusuk saja
Bersama hasil jerih payahku yang kau jarah
Lebih baik kini kau menderita saja
Bersama harta-harta yang kau korupsi
Bersama hukum-hukum yang kau gadai
Bersama janji-janji yang kau tak penuhi
Pada seluruh anak negeri yang tak punya nurani
Aku ingin membunuhmu
Rupamu semakin penuh angkara
Selaras hatimu yang kian penuh amarah
Mendengarmu aku mulai letih
Suaramu semakin tak berirama
Serupa bibirmu yang selalu mengeluarkan kata perih
Aku ingin membunuhmu
Karena kau telah perkosa hak-hakku
Pandanganmu terhadapku hanya seperti tuan kepada babu
Pendengaranmu bagiku hanya seperti kata yang tak punya makna
Lebih baik sekarang kau membusuk saja
Bersama hasil jerih payahku yang kau jarah
Lebih baik kini kau menderita saja
Bersama harta-harta yang kau korupsi
Bersama hukum-hukum yang kau gadai
Bersama janji-janji yang kau tak penuhi
Pada seluruh anak negeri yang tak punya nurani
Aku ingin membunuhmu
Tidak ada komentar:
Posting Komentar