Sabtu, 15 Juni 2013

Salam Pagi Padamu yang Tak Sempurna (I)

Aku tahu, mungkin dihatimu kecewa terhadapku tertulis indah bahkan diingatanmu ada guratan sedih tercipta. Perlu kau tahu, akupun begitu. Tak tahu akan kubawa kemana beban ini, tak jua aku menemukan tuju, bahkan arah langkah pun tak kutahu. Terasa sejenak telah mengenalmu padahal sudah berbulan kita biasa menyapa, sebuah kekhilafan yang secawan telah menjadi cendawan luka dan berakhir pada rindu yang tertawan. Kisah yang tak menawan.

Tak tahu bagaimana melepaskan gundah gulana, karena sedih dan penyesalan semakin durjana menguasai selaksa jiwa. Aku yang terlalu ceroboh ataukah dirimu yang kurang dewasa, yang kupahami sekarang aku telah berbuat salah padamu. Tak mungkin kuletakkan kata salah padamu, bahkan sebuah kebodohan jika itu kulakukan. Tak rela aku menghakimimu dengan sesuatu yang tak pasti. Aku sudi menanggung derita ini, selama engkau disana mengenyam bahagia.

Berulang kali ingin menyapamu lewat dunia maya, tapi sayang, aku tak menemukan lagi namamu dalam daftarku. Ini seperti hukuman atas kesalahanku, itu yang kusadari. Aku tak tahu, apakah ini cara terbaik karena berkat ada jarak dan antara, telah tercipta rindu padamu. Ataukah sebuah kesalahan langkah  karena membuatmu menghapus namaku dari daftarmu. Aku tak tahu.

Pagi telah menyapa segenap jiwa, meraba raga yang sedang diselimuti sepi, menghangati nalar yang lagi nelangsa. Pagi kemudian menyampaikan pesan padaku, pesannya selembut sutera di istana raja, istana yang mungkin kita disana akan jadi raja dan ratu. Aku tak tahu tapi itu mungkin, ya mungkin dalam logika karena prinsip probobalitas. Aku masih menjejak bumi, sadar masih meliputiku.
Berpisah sesuatu yang tak kuingin, tapi mungkin itu yang kau pinta. Kalau memang itu jalan terbaik, inilah waktu yang tepat sebelum cintaku semakin dalam terhadapmu. Biarlah perlahan aku membunuh rasa ini, aku bukan rumah jeda yang pantas untukmu, bukan pula bintang yang setia menyinarimu, aku bukan siapa-siapa. Sekarang pagi telah menguasaiku, mungkin saatnya aku  sampaikan salam rinduku. Salam pagi padamu yang tak sempurna!

Tidak ada komentar:

Posting Komentar